(KH
As’ad Syamsul Arifin adalah pelaku sejarah berdirinya NU,
beliaulah yang menjadi media penghubung dari KH Kholil Bangkalan yang memberi
isyarat agar KH Hasyim Asyari mendirikan Jamiyah Ulama [akhirnya bernama
Nahdlatul Ulama]. Pidato ini awalnya berbahasa Madura dan berikut adalah
translit selengkapnya)
Assalamualaikum
Wr. Wb
Yang
akan saya sampaikan pada anda tidak bersifat nasehat atau pengarahan, tapi saya
mau bercerita kepada anda semua. Anda suka mendengarkan cerita? (Hadirin
menjawab: Ya). Kalau suka saya mau bercerita. Begini saudara-saudara. Tentunya
yang hadir ini kebanyakan warga NU, ya? Ya? (Hadirin menjawab: Ya). Kalau ada
selain warga NU tidak apa-apa ikut mendengarkan. Cuma yang saya sampaikan ini
tentang NU, Nahdlatul Ulama. Karena saya ini orang NU, tidak boleh
berubah-ubah, sudah NU. Jadi saya mau bercerita kepada anda mengapa ada NU?
tentunya muballigh-muballigh yang lain menceritakan isinya kitab. kalau saya
tidak. Sekarang saya ingin bercerita
tentang kenapa ada NU di Indonesia, apa sebabnya? Tolong didengarkan ya,
terutama para pengurus, pengurus Cabang, MWC, Ranting, kenapa ada NU di
Indonesia.



